Belajar PHP

Perbedaan Echo, Print, Print_r dan Var_Dump Dalam PHP

Perbedaan Echo, Print, Print_r dan Var_Dump Dalam PHP
Written by pintasku

Pintasku – Pada kesempatan kali ini kita akan mempelajari tentang cara menampilkan output dalam PHP. Ada 4 fungsi default PHP yang bisa digunakan untuk menampilkan output dalam PHP, yaitu fungsi echo, print, print_r dan var_dump. Meskipun setiap fungsi tersebut memiliki fungsi yang sama, yaitu untuk menampilkan output program PHP. Tetapi setiap fungsi memiliki perbedaan tersendiri oleh karena itu kita akan mempelajari satu persatu perbedaan antara setiap fungsi tersebut

Perbedaan Echo, Print, Print_r dan Var_Dump Dalam PHP

1. Echo Dalam PHP

Echo berfungsi HANYA untuk menampilakan output saja, dan tidak memiliki fungsi lain. Oleh karena itu echo paling sering digunakan untuk menampilkan output. Echo bukan sebuah fungsi melainkan hanya “Language Construct”, oleh karena itu kita bisa menuliskan echo tanpa tanda kurung echo($nama).

Berikut ini merupakan contoh penggunaan echo dalam PHP.

2. Fungsi Print Dalam PHP

Sama halnya seperti echo, print juga hanya berfungsi untuk menampilkan output ke browser saja. Tetapi print memiliki perbedaan, yaitu :

  • Print selalu menghasilkan nilai 1
  • Print hanya bisa menerima satu argumen, sehingga kita tidak bisa menuli seperti berikut ini.

Print juga sama seperti echo bukanlah sebuah fungsi, melainkan hanya “Language Construct”. Berikut ini adalah contoh penggunaan print dalam PHP.

Karena PHP akan memproses print, sehingga akan menghasilkan nilai 1 maka perintah print sedikit lebih lambat daripada echo. Oleh sebab itu penggunaan print jarang sekali.

3. Fungsi Print_r Dalam PHP

Sama seperti statement sebelumnya, print_r juga berfungsi untuk menampilkan output ke browser, tetapi print_r lebih cenderung untuk menampilkan nilai variabel dengan format yang lebih mudah dibaca.

Print_r merupakan sebuah fungsi berbeda dengan echo dan print yang merupakan “Language Construct”, maka ketika kita menggunakan fungsi print_r kita harus menambahkan tanda kurung print_r().

Penggunaan print_r() biasanya hanya digunakan untuk melakukan debuging program, dimana kita akan mengetahui isi dari sebuah array ataupun objek (class).

Output dari print_r bisa langsung di cetak kedalam variabel atau menyimpannya kedalam variabel tertentu. Untuk menyimpan ke dalam variabel, kita hanya perlu menambahkan argument kedua dengan nilai true.

Supaya bisa lebih memahami tentang fungsi print_r dalam PHP silahkan perhatikan contoh kode berikut ini.

Penggunaan Fungsi Print_r Dalam PHP

Penggunaan Fungsi Print_r Dalam PHP

4. Fungsi Var_Dump Dalam PHP

Sedangkan fungsi var_dump berfungsi untuk mengetahui informasi pada suatu nilai variabel. Var_dump merupakan sebuah fungsi, oleh karena itu kita harus menambahkan tanda kurung var_dump().

Sama seperti print_r, penggunaan var_dump digunakan untuk proses debuging. Dimana kita bisa mengetahui struktur informasi (nilai dan tipe data) dari suatu variabel.

Tidak seperti print_r, kita tidak bisa langsung menyimpan output var_dump() kedalam sebuah variabel. melainkan kita harus menggunakan cara lain seperti menggunakan output buffering.

Berikut ini adalah contoh penggunaan var_dump dalam PHP.

penggunaan fungsi var_dump dalam PHP

penggunaan fungsi var_dump dalam PHP

Jika dibandingkan dengan fungsi print_r, output dari var_dump lebih susah dibaca, tetapi memiliki kelebihan yang bisa menampilkan informasi secara detail.

Mungkin cukup sekian tutorial Perbedaan Echo, Print, Print_r dan Var_Dump Dalam PHP. Pada tutorial selanjutnya kita akan mempelajari tentang Mengenal Jenis-jenis operator dalam PHP. Terimakasih sudah berkunjung dan membaca. See you next time.

Tentang Penulis

pintasku

Pintasku was established since 2015. Starting from a personal blog and now turned into a group of web developers. Pintasku provides web development, hosting, and domain register services